Apa Sih Beda Antara Shalat Tarawih, Tahajjud, dan Witir..?

Beda Antara Shalat Tarawih, Tahajjud, dan Witir
๐ŸŒ’๐ŸŒ™ Sholat Malam di Bulan Ramadhan
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


๐ŸŽ Definisi Sholat Malam (Qiyaamul Lail) 

✅ Sholat malam (qiyaamul lail) adalah sholat sunnah yang dilakukan di antara sholat Isya’ hingga sholat Subuh. Sholat malam itu terdiri dari rokaat genap dan rokaat ganjil. 

๐Ÿ”ฐ Apa perbedaan istilah antara tarawih, tahajjud, dan witir

๐Ÿ’บ Jawabannya: 

▶️ Tarawih adalah istilah untuk sholat malam pada bulan Ramadhan. 

Sedangkan Tahajjud adalah sebutan untuk sholat malam setelah tidur (baik di dalam atau di luar Ramadhan). 

➡️ Witir adalah sholat malam berjumlah ganjil: bisa 1, 3, 5,7, atau 9 rokaat. Witir bisa dilakukan baik di luar maupun di dalam Ramadhan. 

๐ŸŽ› Tarawih dan Tahajjud rokaatnya berjumlah genap, sedangkan Witir rokaatnya berjumlah ganjil.

๐Ÿ“ก Tarawih secara bahasa berasal dari kata at-Taraawiih yang berarti istirahat (sejenak). Dulu di masa para Sahabat Nabi, Imam sholat tarawih di bulan Romadhan membaca ratusan ayat tiap rokaatnya, sehingga mereka membutuhkan istirahat sejenak sebelum melanjutkan sholat. 

๐Ÿ“ Setiap berapa rokaat istirahat sejenaknya itu? Ibnul Mandzhur dalam Lisaanul Arab menyatakan tiap 4 rokaat. Sedangkan Syaikh Athiyyah Muhammad Salim menyatakan tiap 2 rokaat. 

๐Ÿ“ Sedangkan tahajud berasal dari kata at-Tahajjud yang mengandung makna bangun dari tidur di waktu malam (Syarh Shahih al-Bukhari libnil Baththol (3/108)). Karena itu, istilah tahajud diperuntukkan untuk sholat malam setelah bangun tidur. Ini adalah pendapat dari Alqomah, al-Aswad, dan Ibrahim an-Nakhai (dinukil dan dikuatkan oleh Ibnu Katsir dalam tafsirnya surat al-Isra’ ayat 79). 


๐Ÿ”Ž Karena total keseluruhan sholat malam seharusnya berjumlah ganjil, maka kadangkala dalam hadits disebutkan bahwa sholat malam itu adalah witir. Sholat malam identik dengan witir juga karena sholat sunnah di waktu siang tidak boleh berjumlah rokaat ganjil. 
๐Ÿ“ˆ Jumlah rokaat ganjil dalam sholat sunnah hanya berlaku untuk sholat malam.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

๐Ÿ“— Dikutip dari Buku "RAMADHAN BERTABUR BERKAH" (Fiqh Puasa dan Panduan Menjalani Ramadhan Sesuai Sunnah Nabi).

▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.




Infoe Muslim
BERITA - HUKUM - VIDEO - OPINI - NASEHAT - KISAH

Sumber | republished by InfoeMuslim



Comments
2 Comments
Back to top