TRADISI PULANG KAMPUNG - Kacang Yang Tidak Lupa Akan Kulitnya

TRADISI PULANG KAMPUNG - Kacang Yang Tidak Lupa Akan Kulitnya.
Pulang kampung, kegiatan yang selalu dilakukan oleh orang-orang yang merantau jauh dari kampung halamannya. Ya, pulang kampung, pulang ke kampung tempat dimana kita berasal, tempat dimana kita dibesarkan.

Akan tetapi, pada dasarnya, apa sebenarnya arti pulang kampung itu?
Menurut saya, pada dasarnya pulang kampung mengingatkan kita pada hakikat kita yang seharusnya, hakikat hidup, hidup untuk apa dan hidup untuk siapa. Hakikat hidup yang bukan semata-mata hanya mencari uang untuk penghidupan, tetapi hidup lebih dari itu. 

Hakikat kita untuk menjadi orang yang berguna bagi orang lain, yang paling mendasar adalah bagi orang tua, keluarga, dan orang-orang sekitar kita. Kampung halaman, tempat dimana kita dibesarkan, tempat yang ikut serta dalam kehidupan kita, yang membuat kita hingga sampai seperti sekarang ini.

Pulang kampung mengingatkan kita pada nilai-nilai yang ditanamkan sejak kecil, orang-orang yang ikut membesarkan kita, dan hal-hal serta kejadian-kejadian yang juga ikut membangun kita.

Sejauh apapun kita merantau, jangan sampai lupa kacang akan kulitnya, karena kita yang sekarang ini ada berkat semua orang yang ikut mendorong kita dari dulu.


TRADISI PULANG KAMPUNG - Kacang Yang Tidak Lupa Akan Kulitnya.

Infoe Muslim
BERITA - HUKUM - VIDEO - OPINI - NASEHAT - KISAH

Sumber | republished by InfoeMuslim



Comments
3 Comments
Back to top